Sunday, October 7, 2012

pembelaan minimalist

saya sempat tergelitik oleh pernyataan teman saya yang cenderung tidak setuju dengan populernya era minimlistik, khususnya dibidang arsitektur.

dengan mengatakan, mereka ndesain minimalis karena otak mereka memang minimalis

ini pembelaan saya.

Minimize is not minimal at all
Penyederhanaan
Sederhana
bersahaja
pembersahajaan

dalam hal ini kita akan berfikir sederhananya saja, bukan sederhana dalam berfikir.
Minimize,
Bayangkan sebuah chip komputer, di dalam sistem komputer anda.
Waktu pertama kali muncul sebuah komputer, bla..bla..bla…
Sistem komputer terbentuk dari kumpulan berbagai jutaan sistem kode-kode biner sehingga wujud yang terjadi pada saat itu adalah komputer yang sangat besar…bayangkan CPU sebesar rumah.

Jangan salah..
Komputer yang besar saat itu, juga merupakan manifestasi dari penyederhanaan kompleksitas manusia dalam berfikir.
Dengan sekali kejut perhitungan aljabar matematika yang normalnya hanya bisa diselesaikan dalam waktu sehari bisa diselesaikan dalam waktu beberapa detik saja.

Tetapi oleh karena cara berfikir manusia semakin hari kemudian semakin kompleks, dan ini tidak bisa dihindari, karena kita juga tahu hal ini adalah merupakan hasil positif dari proses berfikir, artinya manusia mempunyai percepatan dalam berfikir, kemudian menjadikan makhluk yang bernama manusia, mengalami evolusi berfikir yang begitu hebatnya. Sehingga menjadikan manusia sebagai makhluk yang semakin cerdas dan kompleks.

Mau tidak mau manusia membutuhkan sebuah komputer yang tidak hanya bisa menghitung kalkulasi linear aljabar saja.
Manusia memang mebutuhkan alat, bukan berarti tanpa alat manusia tidak bisa berfikir, Alat ini diperlukan supaya otak manusia tidak perlu lagi memikirkan hal yang sudah bisa dikerjakan oleh alat. Itulah istimewanya manusia. Karena manusia mempunyai percepatan dalam berfikir.

Tapi apakah kemudian, mesinnya harus lebih besar dari komputer linear?
Oleh karena itu, komputer sebesar rumah itu perlu disederhanakan dalam materi dan fisik nya,
Penyederhanaan materi dan fisik ini bukan berarti mengurangi beberapa bagian yang tidak penting atau setengah penting, sehingga kita kehilangan beberapa bagian dari komputer itu. Penyederhanaan dalam fisik materi justru merupakan pengkayaan manusia dalam berfikir dan bersikap.
Sipencipta komputer akan berfikir semakin keras, ketika dia harus menyederhanakan bentuk fisik materi komputer tadi.

So…?
What minimal is, to minimize the things to get more think

Berfikir materi
Why we used ‘think’?
Berfikir,
Berolah fikir
Berolah pikiran

Rumus matematika, hukum pitagoras, hukum newton, hukum relativitas, adalah produk-produk hasil olah fikir manusia dalam bersikap terhadap kondisi realita. Hukum-hukum tersebut merupakan kesimpulan yang sementara ini baru bisa diambil oleh manusia dalam bentuk paling sederhana. Yang mana berarti hukum tersebut tidaklah kekal bentuknya seperti apa adanya ketika dibuat, karena pada suatu waktu banyak faktor terlibat. Kita sebut saja faktor realita sebagai things. dan kita sebut rumus sebagai the way we think.

Dalam menyikapi sebuah realita atau ‘things’, kita menggunakan banyak rumus-rumus. Contohnya dalam menentukan laju sebuah perahu di sungai. Kita tidak cukup menggunakan rumus v=L/T saja, akan tetapi kita juga harus menggunakan rumus percepatan perahu, rumus kecepatan arus air, kecepatan angin, berat massa perahu dan bebannya, daya dukung air, faktor gesekan badan perahu dengan air sungai, dan lain sebagainya. Masing-masing rumus tersebut juga mempunyai keterkaitan satu dengan yang lainnya. Kumpulan dari rumus-rumus tersebut dengan berbagai macam jalinan dan hubungannya satu sama lain itulah yang kita kategorikan sebagai proses berfikir, atau berfikir itu sendiri.
Think.

Seperti penelitian sebuah atom. Benda terkecil yang merupakan faktor penyusun utama dari segenap benda di dunia. Atom adalah bentuk yang paling sederhana dari sebuah benda. Ilmuwan menguarai benda menjadi dzat yang paing kecil yang sudah tidak mungkin lagi di uraikan kembali. Tetapi kemudian dengan penyederhanaan bentuk tersebut apakah kemudian akan menghasilkan sesuatu yang sederhana?

Seperti penelusuran sebuah pohon skematik asal muasal keturunan. Untuk bisa mendapatkan pangkal keturunan yang benar, kita harus bisa merunut secara sederhana hubungan linear terlebih dahulu, untuk kemudian bisa menghasilkan seluruh cabang-cabang pohon keturunan tersebut secara paralel dan lengkap. Sehingga dari proses penyederhanaan menghasilkan sesuatu yang lebih kompleks.

Desember 1, 2008 pukul 8:37 am

1 comment: